![]() |
Oleh: Sururiyah*
Perempuan yang identik dengan kecantikan,
keindahan, kelembutan serta keanggunanya. Setiap perempuan tentunya mempunyai
cita-cita yang luhur dan memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa, yang dapat
bersaing dengan kaum pria. Namun sering sekali jiwa-jiwa
tersebut tidak dapat terealisasi bahkan cita-cita kandas ditengah perjalanan.
Populasi di dunia yang mayoritas adalah kaum perempuan tidak dapat
membentengi dan tidak dapat berkuasa di populasinya sendiri. Karena
kesibukan individualisme para
wanita yang tak pernah lepas dari keseharianya. Mahasiswi yang sekarang bisanya 4D, datang, duduk, diam
dan dandan. Tidak lagi dapat dikatakan Generation of Change, tapi tercetak sebagai Generation of Cengeng.
Hadirnya PMII bagi mahasiswi memberikan wadah untuk berproses,
berekspesi dan berkreasi dalam segala bidang. Kang Lebrena dalam konteks
individual, komunitas, serta organisatoris, kiprah PMII harus senantiasa
mencerminkan pergerakanya menuju kondisi yang lebih baik sebagai perwujudan
tanggung jawabnya memberi rahmat pada lingkunganya. Dalam hubungan organisasi
mahasiswa harus sadar untuk membina dan mengembangkan potensi ketuhanan dan
potensi kemanusiaan agar geraknya selalu berada dalam kualitas kekhalifahan.
Disinilah perempuan bebas untuk menentukan cita-citanya selama mau berproses bersama-sama. Yang paling urgen
dari perempuan itu sendiri adalah persoalan internal individualnya, karena
belum bisa menanggung resiko demi memegang teguh apa yang menjadi prinsip yang
diyakini kebenaranya. Yang ada cita-cita
hanya sebatas angan-angan yang tidak dapat dicapainya. Seharusnya perempuan tahu
akan potensinya sendiri dan harus tahu bagaimana bertidak demi mendapatkan
hak-hak yang telah dihidangkan, dan megambil keputusan yang bijaksana selagi
ada kesempatan untuk mengubah paradigma yang salah tehadap perempuan. Mari
sahabati-sahabati kita berjuang bersama dan berproses bersama
di sebuah organisasi PMII. Sebagai perempuan jangan hanya bisa 3M, macak,
masak, dan melahirkan, akan tetapi harus dilengkapi intelektual dan kestabilan
emosional. Karena perempuanlah yang akan mencetak generasi pemimpin bangsa.
*Penulis adalah pengurus PC PMII Purworejo
0 komentar:
Posting Komentar