Pages

Sok Sweeeet

Aku manis po ra???

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Agenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agenda. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juni 2015

KOPRI jateng sukses selenggarakan Women leadership camp

Jumat 5-7 june 2015 KOPRI PKC. PMII JAWA TENGAH yang tidak lain adalah lembaga semi otonomnya PMII fasilitasi pelatihan kepemimpinan perempuan untuk para KOPRI-KOPRI di jawa tengah, pelatihan yang di kemas dengan santai dan semenarik mungkin itu di ikuti oleh 20 peserta dari 9 cabang, dengan jumlah keseluruhan cabang yang di undang adalah 20 yaitu cabang definitif di jawa tengah
Pelatihan yang di buka oleh KH. Abdullah Uzhair selaku alumni PMII yang juga adalah tuan rumah dan pengasuh pondok pesantren jabbal nur jepara itu di beri nama Women leadership camp, bertempat di pondok pesantren jabbal nur kemudian di lanjut di lapangan pantai bandengan jepara. Kita melakukan acara di pondok pesantren sesuai dengan himbauan dari PB PMII maupun PB KOPRI bahwa PMII harus kembali ke kampus, ke pesantren dan kembali ke masjid, di samping itu juga karena lokasi nya juga dekat dengan pantai bandengan jepara, jadi ini hal baru yang menarik oleh para peserta ari berbagai cabang
Melibatkan panitia PC. PMII Jepara acara yang berlangsung selama ini mendatangkan fasilitator dari alumni PMII Semarang sahabati Nur Laelatuttaqwa yang juga dulunya pernah aktif di kegiatan Indonesia Mengajar. Beberapa rangkaian acaranya memang di buat santai dan menarik,seperti berbagai games, outbond yang bertujuan untuk membangun kebersamaan, dan kekompakan antara satu dengan yang lainnya, tetapi juga tidak ketinggalan untuk materi kepemimpinan perempuan dan isu-isu perempuan. Yang keduanya juga di isi oleh alumni PMII yaitu sahabat Bibik Nurudduja dan sahabat Hindun.
Seperti apa yang di katakan oleh Nurul Intani selaku Ketua KOPRI dalam sambutan pembukanya bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan wacana serta inspirasi baru kepada para ketua-ketua KOPRI sejawa tengah untuk kemudian di tularkan ke cabang masing-masing, karena yang datang di acara tersebut adalah para pemimpin dan para ketua dari daerah masing-masing. Para KOPRI di jawa tengah memang butuh fasilitasi semacam ini dari pengurus PKC KOPRI, karena memang ini akan mereka jadikan acuan untuk memimpin cabangnya masing-masing, hal itu juga yang kemudian menjadikan kami pengurus PKC KOPRI ingin mengadakan pelatihan semacam ini.
Penulis : Nurul Hikmah ( sekretaris KOPRI PKC. PMII Jawa Tengah ), kelahiran Demak 21 Juli 1993, mantan sekretaris KOPRI Cabang Demak, S1 UNISFAT Demak angkatan 2011

Kamis, 07 Mei 2015

KOPRI Jateng akan adakan Women Leadership Camp

Rencana pelaksanaan Women Leadership Camp sebenarnya sudah di rencanakan beberapa bulan yang lalu, namun karena kendala internal dan eksternal terpaksa kegiatan ini mundur. Kegiatan yang akan di gelar pada tanggal 6-7 Juni 2015 ini rencananya akan di laksanakan di Area Ponpes Jabal Nur, Bandengan, Jepara. Sengaja kegiatan ini tidak di buat di semarang karena bermaksud menggandeng cabang-cabang untuk mempererat jalinan komunikasi antar pkc dan pc. Kegiatan ini sengaja di konsep se-fun mungkin, selain ingin menyajikan teori-teori kepemimpinan dan feminisme kegiatan ini di harapkan akan semakin mempererat jalinan komunikasi dan mempererat hubungan antara satu sama lain. Harapan dari di adakannya kegiatan ini adalah untuk menciptakan kader-kader yang tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan. Peserta adalah perwakilan dari cabang-cabang di Jawa Tengah, akan ada 2 perwakilan yang terlibat. Selain teori kepemimpinan juga akan ada konsolidasi yang dimaksudkan untuk menata kembali kaderisasi yang ada di Jawa Tengah, sharing dan membuat gagasan bersama dari oleh dan untuk kader-kader perempuan di Jawa Tengah. Kegiatan ini hanya akan jadi mimpi saja jika tidak ada dukungan dari sahabat-sahabat di cabang, baik yang sudah ada KOPRI maupun yang belum. Maka dari itu KOPRI PKC Jawa Tengah mengajak kader-kader perempuan di cabang untuk bersama-sama menata sistem pengkaderan kita, karna bersama akan membuat kita semakin kuat. Salam Pergerakan

Senin, 29 Desember 2014

KOPRI Jateng delegasikan kader ikuti Pelatihan Kader Patriot

Oleh Sulistiyowati dan Hidayatul Khasanah (Kader KOPRI asal Grobogan)

Yogyakarta 19-21 Desember 2014, Korp PMII Putri Jawa Tengah delegasikan dua kader perempuan untuk mengikuti pelatihan kader patriot di yogyakarta. Pelatihan yang diadakan oleh Senat Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ini diikuti 50 peserta dari seluruh indonesia, peserta adalah delegasi dari BEM seluruh indonesia dan kader-kader PMII maupun KOPRI. Materi yang disajikanpun diantaranya membahas ideologi indonesia ditengah gerusan ideologi dunia, kemaritiman, sosialisasi UU desa dll. Di akhir acara, Bang Eman Hermawan selaku fasilitator acara sekaligus senior PMII merumuskan gagasan tindak lanjut bahwa mahasiswa khususnya PMII harus siap melakukan advokasi di desa-desa dengan memanfaatkan skill yang kita miliki.

Rabu, 17 Desember 2014

Foto Longmarch dan aksi seribu lilin










Senin, 24 November 2014

Aksi Damai Seribu Lilin, Diskusi dan Gelar Karya Perempuan Untuk Penghapusan Kekerasan Seksual di Jawa Tengah KOPRI PKC Jawa Tengah – LRC-KJHAM – Serikat PRT


Situasi perempuan di Jawa Tengah, sebagai kelompok yang rentan dan marjinal, masih saja tidak menunjukkan situasi yang membaik. Situasi diskriminasi yang dialami oleh perempuan terus saja terjadi. Berdasarkan hasil pemantauan/ monitoring yang dilakukan LRC-KJHAM jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah cenderung naik dari tahun ke tahun dengan berbagai bentuk yang semakin berkembang. Terhitung sejak bulan November 2012 – Juni 2013 jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang melakukan pengaduan di LRC-KJHAM dan hasil monitoring dengan jumlah 301 kasus dengan jumlah korban 425. Dari jumlah kasus tersebut 265 perempuan mengalami kekerasan seksual.  
Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah tersebut, termasuk angka kekerasan seksual, tidak didukung dengan adanya perlindungan hokum tehadap perempuan korban dan kebijakan pemerintah yang cukup memadai dan melindungi hak-hak perempuan korban berdasarkan norma dan standar hokum HAM Internasional. Kebijakan tersebut seharusnya bisa memenuhi hak-hak korban dari mulai layanan medis, hokum psikologis hingga pemulihan secara menyeluruh. Meskipun sudah ada lembaga pengada layanan seperti Pusat Pelayanan Terpadu baik di Provinsi maupun di Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.
Tidak terpenuhinya hak perempuan korban secara menyeluruh tersebut misalnya tidak tersedianya akses layanan medis, bantuan hukum dan psikologi yang cukup memadai, tidak adanya akses pemulihan pendidikan dan reintegrasi sosial untuk perempuan korban, perspektif pemerintah yang mempersalahkan korban, dan sebagainya. Selain itu lemahnya sistem penegakan hukum dalam upaya menjerat para pelaku kekerasan untuk diajukan ke pengadilan seperti putusan/ penghukuman yang dijatuhkan oleh hakim yang rendah serta tidak memberikan efek jera terhadap para pelaku.  
Selain dari sisi perlindungan hukum dan kebijakan, peran masyarkat juga menjadi bagian penting dalam upaya untuk mencegah dan dukungan untuk penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan. peran yang dimaksud seperti perspektif masyarakat yang cenderung mempersalahkan korban karena keterbatasan informasi terkait dengan isu-isu diskriminasi, kekerasan terhadap perempuan dan sebagainya.

Tujuan
1.      Mempublikasikan laporan tahunan tentang kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah pada tahun 2014.
2.      Menginformasikan berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak asasi perempuan khususnya hak asasi perempuan korban kekerasan, korban perdagangan orang, korban eksploitasi seksual dan pekerja migrant di Jawa Tengah
3.      Mempengaruhi perspektif masyarakat dalam upaya pemulihan perempuan korban kekerasan seksual
4.      Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya penghapusan kekerasan seksual melalui karya seni

Agenda
“Aksi Damai Seribu Lilin, Diskusi dan Gelar Karya Perempuan untuk Penghapusan Kekerasan Seksual di Jawa Tengah”

Waktu dan Tempat
Waktu             : Selasa, 25 November 2014
Tempat            : Museum Jawa Tengah Ronggowarsito

Peserta
Peserta dari agenda ini adalah sekitar 50 orang yang terdiri dari jaringan masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan tidak menutup satangnya peserta dari luar.

Susunan Acara
“Aksi Damai Seribu Lilin, Diskusi dan Gelar Karya Perempuan untuk Penghapusan Kekerasan Seksual di Jawa Tengah”

NO
WAKTU
AGENDA
KET
1
16.00 – 17.30
Long March mengelilingi Tugumuda
Tugumuda
2
18.30 – 22.00
-          Pembukaan
-          Renungan seribu lilin dan doa bersama untuk pengesahan RUU PPRT
-          Sambutan perwakilan Jaringan
-          Pentas dari SPRT
-          Publikasi data kasus kekerasan terhadap perempuan
-          Respon peserta
-          Pentas dari Fatayat NU Jawa tengah
-          Pentas dari IIWC
-          Penutup dengan Pembacaan Statemen Bersama
Museum Ronggowarsito

Sahabat-sahabat yang berkenan hadir kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bergabung. Salam Pergerakan

Jumat, 21 November 2014

KOPRI Jateng isi PKD Cabang Kabupaten Tegal

Tegal, 8 November 2014. Malam yang larut bukanlah alasan semangat para peserta PKD untuk surut, setelah mendengarkan sosialisasi dari PB PMII yang cukup panjang (sejak jam 8-11 malam). Jam memang sudah menunjukkan pukul 23.30 saat KOPRI Jateng masuk ke dalam forum untuk sharing materi,  seperti biasa.. Diskusi dimulai dengan review singkat terkait materi yang akan disampaikan, apakah sudah pernah mendengar, mempelajari dan mendiskusikan. Yang unik dari peserta PKD adalah hanya ada 4 gadis diatara banyaknya peserta, namun hal ini bukanlah kendala karna yang terpenting bukanlah kuantitas tapi kualitas.

Selasa, 04 November 2014

KOPRI Jateng kunjungan ke KOPRI Wonosobo


29 Oktober 2014, Panas teriknya semarang memang tidak menjadi hambatan untuk sahabt-sahabat KOPRI Jateng untuk tetap melaksanakan tugas di awal periodenya. Sambil berboncengan kami ‘cuss’ ke cabang wonosobo, sengaja kami lewat sumowono meskipun jalannya naik gunung kami tetap dapat serunya pemandangan alam di sekitar sana, sumowono parakan kretek wonosobo.
Tepat jam 1 siang kami sampai di alun-alun wonosobo, kami di jemput ketua dan sekretaris KOPRI wonosobo. Sambil mringis kami saling berpelukan dan melepas kerinduan sambil beramah tamah, tak lama berselang karna perut keroncongan akhirnya mampirlah kami ke warung mi ongklok yang katanya makanan ini wajib dicicipi kalau sudah sampai disini. Perut kenyang hati senang :D
Jreng…
Kami sudah sampai di camp cabang PMII Wonosobo, menyenangkan sekali ketika sampai disana dan disambut oleh kader-kader KOPRI dan kader-kader PMII Wonosobo. Tidak hanya dari pengurus cabang saja yang ada disana tapi juga rayon, komisariat karena cabang wonosobo kebetulan hanya berasal dari satu kampus saja yakni UNSIQ. Meskipun berasal dari induk kampus yang sama, hambatan-hambatan tentunya tetap ada. Tepat jam 15.00 WIB kami memulai sesi sharing. Berbagai macam permasalahan mulai dibicarakan dan dicari solusinya bersama, sampai pada akhirnya kami membuat draft rekomendasi yang akan di laksanakan dengan komitmen bersama antara KOPRI cabang dan para kader. Sesi di tutup dengan foto-foto…

Tak selesai sampai disini, habis magrib kami menyempatkan berkontak dengan senior wonosobo siapa tau bisa sekalian berkunjung dan merekatkan silaturahim. Karna yang kami kontak kebetulan sedang berhalangan akhirnya ketua umum PKC mampir ke cabang juga dan menawari mampir, oke lah kami menyempatkan mampir ke rumah beliau. Sampai pada sesi hampir akhir, meskipun sudah malam kami beserta rombongan dari KOPRI cabang cilacap dan KOPRI wonosobo langsung bersiap untuk nge’camp’ di si kunir, rombongan para gadispun melaju melewati dinginnya wonosobo. Tak hanya si kunir yang kami kunjungi, tapi juga beberapa tempat wisata lain. Terimakasih sahabat-sahabat KOPRI wonosobo, KOPRI cilacap, sampai jumpa kembali. Tunggu keseruan kami di cabang-cabang yang lain ya ;)


Selasa, 05 Agustus 2014

Selamat Lebaran Sahabat

Tidak terasa bulan ramadhan telah usai, saatnya kita kembali fitri dan merayakan hari kemenangan. Dengan kerendahan hati Kami seluluruh jajaran kepengurusan Korp PMII Putri Pengurus Koordinator Cabang Jawa Tengan mengucapkan selamat lebaran, Minal Aidin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari-hari berikutnya kami mampu mengemban amanah dengan lebih baik dan bisa bersama-sama memperbaiki kinerja organisasi. Amiin

Semoga Tuhan masih memberi kesempatan untuk kita agar bertemu di hari kemenangan berikutnya.

Selasa, 22 Juli 2014

Buka Bersama Pengurus KOPRI Jateng

           Pleburan, 13 Juli 2014. Pasar Ngaliyan masih saja ramai dengan para pengunjung, meski sudah datang agak sore dan berharap suah tidak banyak pembeli di pasar ternyata tetap saja ramai. Sambil diskusi menetapkan menu, beberapa pengurus 'guyonan' sambil belanja.. beli ini itu lalu meluncur ke pleburan. Sengaja mengatur buka bersama dengan masak-masak sendiri, tanpa di komando layaknya ibu-ibu PKK
para pengurus sibuk memegang sayuran yang akan di masak. Tak meninggalkan kebiasaan perempuan buat ngrumpi, akhirnya sambil 'gojek' sambil membicarakan Kopri ke depan dan membagi tugas terkait koordinasi pengurus dengan cabang-cabang dan membahas persiapan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Masak-masak di mulai, ada yang menggoreng tempe, bikin sambel, merebus sayur ada juga yang bikin bumbu. 
Masakan sudah siap, sebagian menyajikan beberapa gantian untuk sholat ashar. Sembari menunggu waktu berbuka, lukis melukis tanganpun jadi pengisi waktu senggang. Sang creator menyebutnya henna art. Nggak cuma suka masak, tapi juga pinter meng-henna yang punya rumah pun tak kalah antusias buat ikut gabung jadi sasaran coret-coretan henna. 
Waktunya berbukaa...  
Makanan sudah ngantri untuk dinikmati, malah di tambahi sama masakan hasil karya yang punya rumah (terimakasih keluarga besar shbti Nurul). Berbuka sambil mengakrabkan diri dengan yang punya rumah. Alhamdulillah buka bersama pengurus KOPRI Jateng berjalan lancar dan meninggalkan senyum untuk semuanya (karna ternyata tetep mbontot pas pulang. hehe). Tidak hanya membawa pulang makanan tapi juga membawa pulang rencana kegiatan ke depan, Terimakasih Ibu Sekretaris KOPRI Jateng beserta keluarga yang sudah merelakan rumahnya di acak-acak. Juga terimakasih banyak untuk sahabat-sahabat pengurus karna sudah menyempatkan waktu untuk seru-seruan buka bersama. Semoga mampu menjadi tim yang solid dan kompak untuk membangun gerakan perempuan bersama. Amiiinnn


Jumat, 18 Juli 2014

Aksi Solidaritas KOPRI se-Jateng

Aksi solidaritas KOPRI Cab. Blora
17 Juli 2014, di tengah teriknya matahari dan suasana ramadhan. Disaat orang-orang disibukkan dengan aktifitas ngabuburit sambil menunggu saat berbuka justru sahabat-sahabat KOPRI asik berputar-putar dan berorasi diantara lalu lalang lalu lintas yang padat. meskipun puasa dan panas, hal tersebut tak sedikitpun menyurutkan semangat sahabat-sahabat KOPRI untuk tetap melakukan aksi solidaritas untuk korban konflik di Gaza. Dengan dresscode hitam dan didukung oleh jaringan NGO, PKC PMII Jawa tengah, LPSAP Rayon abdur rahman wahid dan jaringan-jaringan lain, KOPRI Jateng beserta KOPRI di cabang serentak untuk melakukan aksi bersama sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap konflik yang ada di Gaza, Palestina. dengan mengusung tema kemanusiaan, aksi simbolikpun dilakukan.
Aksi Simbolik menolak kekerasan
Cap lima jari dengan tinta merah yang di tempel di kain putih merupakan salah satu bentuk penolakan terhadap kekerasan. Aksi solidaritas pun tidak hanya di lakukan di satu titik kota, tapi juga di beberapa kota. KOPRI Cabang Blora misalnya, dengan semangat dan harapan yang besar untuk membantu para korban konflik, tak ragu mereka turun dan menghabiskan waktu untuk menggalang dana di sekitaran jalan raya cepu dan blora kota.
Penggalangan Dana KOPRI Cab Wonosobo
begitupun yang dilakukan oleh KOPRI cabang wonosobo, dengan jargon 'seribu rupiah dari anda sangat berguna untuk mereka' penggalangan dana dilakukan berturut-turut hingga hari minggu.

Release AKSI SOLIDARITAS UNTUK KORBAN DAMPAK KONFLIK GAZA

oleh: Nur Laila Hafidhoh*
Konflik antara Hamas dan Israel yang tak kunjung menuju titik perdamaian telah merenggut banyak korban. terlebih lagi pasca serangan yang terjadi mulai hari selasa, 8 Juli 2014 pekan lalu. Menurut pernyataan juru bicara pelayanan darurat Ashraf Al Qudra kepada sejumlah media, jumlah korban tewas akibat serangan Israel menembus angka 187 orang.  Jumlah tersebut melebihi korban tewas dalam konflik Israel dan Palestina pada tahun 2012 yang berjumlah 177 orang. Lebih dari 1.100 orang mengalami cidera. Dan menurut juru bicara Kementrian Kesehatan di jalur Gaza di sejumlah media elektronik, di antara korban yang tewas, lebih dari 60 orang adalah perempuan dan anak-anak, sementara sekitar 350 anak kecil dan 460 perempuan mengalami cedera.
Hal ini diperburuk dengan situasi dimana persediaan obat-obatan yang sangat terbatas, bahan bakar yang dibutuhkan oleh Rumah sakit juga mengancam keselamatan nyawa para korban yang mengalami cedera.
Tindak kekerasan yang dialami oleh ribuan orang yang sebagian besar warga sipil tersebut telah mengakibatkan hak-hak utama mereka dilanggar – terlanggar. seperti hilangnya hak atas hidup, kemerdekaan dan keamanan pribadi, hak untuk terbebas dari penganiayaan dan kekejaman atau perbuatan diluar kemanusiaan, hak untuk terbebas dari diskriminasi, dan sebagainya.
Berdasarkan Hukum Humaniter Internasional, dalam Konvensi Jenewa, bahwa ketika suatu Negara telah memutuskan untuk berperang maka harus mengikuti tata cara perang yang telah diatur oleh hukum internasional. Diantaranya tidak diperbolehkan melancarkan serangan dalam bentuk apapun ke pemukiman sipil, area-area publik tetapi ini justru banyak orang sipil yang menjadi korban. Tetapi sampai saat ini Israel belum meratifikasi Konvensi tersebut.
Untuk itu Aliansi Masyarakat Jawa Tengah untuk Perdamaian, mengajak seluruh masyarakat di Jawa Tengah untuk memberikan dukungan terhadap para korban konflik Israel dan Palestina di jalur Gaza, dengan:
  1. Tolak segala bentuk kekerasan di dunia, karena segala bentuk kekerasan adalah tindak kejahatan kemanusiaan yang merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia
  2. Meminta Dewan PBB untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh korban dampak konflik secara komprehensif.
  3. Mendesak Dewan PBB untuk mendorong Israel agar meratifikasi konvensi Jenewa.
Aksi solidaritas ini didukung oleh PKC PMII Jawa Tengah, KOPRI Cabang Se-Jateng, PMII Komisariat Walisongo, JAM (Jaringan Alumni Muda PMII, JPP (Jaringan Perempuan PMII), PMII Rayon Abdurrahman Wachid, PMII Rayon Syariah, PMII Rayon dakwah, PMII Rayon Usuludin, PMII Rayon FEBI, ICES, LPSAP, LRC-KJHAM, Yayasan Setara, LBH APIK Semarang, PBHI, Support Group Sekartaji

*Koordinator Divisi Advokasi